Sabtu, 07 Juni 2014

Aku Mau Tetap Percaya PadaNya

"Ketika Tuhan menjawab 'ya' atas doamu, Ia tengah menguatkan imanmu,
Ketika Tuhan menjawab 'tidak', Ia telah menyediakan yang lebih baik untukmu,
dan Ketika Tuhan belum menjawab doamu, Ia ingin mengajarkanmu untuk bersabar."
(Yulia Murdianti)

Sebuah kutipan tulisan Yulia Murdianti dalam bukunya Life as the Real School, seri keempat buku Seri Inspirasi Guru. Bukunya masih ada terakhir aku lihat 2 minggu yang lalu di toko buku Kanisius. Aku yakin di toko buku lain juga ada, jika toko buku yang bersangkutan juga bekerjasama dengan Penerbit PT Kanisius. Sekilas info saja bagi yang tertarik dengan buku tersebut.

Aku tertarik dengan kutipan kalimat di atas. Kalimatnya yang sederhana dan mengena. Tanpa kita sadari ternyata kejadian seperti dalam kalimat di atas, sering di alami oleh kita. Dan yang paling sering kita lakukan adalah kurangnya kesabaran kita saat berdoa. Kita sebagai manusia yang penuh dengan kekurangan dan dosa, pengennya doa kita cepat dijawab oleh Tuhan. Jika tidak segera dijawab hal yang paling sering kita lakukan adalah malas untuk berdoa lagi dan mulai mempertanyakan keberadaan Tuhan. Adakah sebenarnya Tuhan itu? dsb. 

Entah karena faktor lingkungan keluarga ataupun lingkungan masyarakat, aku ingin percaya dan meyakini bahwa Tuhan itu ada, dan Dia selalu bersama dengan kita. Jadi, meskipun pernah dan sering Tuhan belum menjawab doaku, dan aku juga sering mulai malas berdoa. Tetapi selalu saja aku ingin kembali padaNya, aku ingin mempercayai Dia dan aku pun kembali berdoa lagi dan lagi. Rasanya hidupku ini karena anugerahNya, rasanya semua hal pahit dan manis yang aku terima dalam hidup ini semua berkat campur tanganNya. Jadi, aku merasa hidupku akan kembali nyaman, damai, dan tentram saat aku dekat denganNya. Aku merasa hidupku pasti akan gersang jika harus menjauh dariNya. Maka, setiap aku merasa marah dan malas untuk berdoa dengan Tuhan, di suatu titik aku pasti merindukanNya, dan aku pun akan kembali mendekat padaNya. Ya, aku harus kembali lagi padaNya, meskipun saat itu aku merasa tidak layak dan pantas di hadapanNya karena dosa-dosa yang ku perbuat.

Pernah aku menuliskan suatu cerita yang kuambil dari sebuah buku, coba kalian cek lagi jika ada yang belum tahu. Intinya dalam cerita itu mengajarkan pada kita bahwa hidup ini bukanlah suatu kumpulan peristiwa yang acak dan tidak pasti arah tujuannya, tetapi hidup ini merupakan gabungan beberapa peritiwa yang saling berkaitan satu sama lain. Percaya atau tidak. Tetapi aku ingin mempercayainya juga.
Pada saat kecil dulu, kira-kira saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar. Aku ingin sekali belajar gitar, aku ingin sekali punya gitar, aku ingin sekali bisa main gitar. Waktu terus berputar, keinginanku lambat laun mulai pudar karena, aku merasa hal itu sulit terwujud. SMP, SMA pun aku lewat, keinginan untuk bisa main gitar mulai memudar. Tapi, entah bermula dari apa, saat akhir kulaih saat masa-masa skripsi, aku ingin punya gitar dan hingga akhirnya aku dan adikku pun membeli sebuah gitar. Yah meskipun gitarnya tidak terlalu bagus tetapi gitar itu cukup untuk membuatku memulai menyambing mimpi-mimpiku yang sempat terputus. Aku pun mulai belajar main gitar dan kini meskipun masih belum pandai benar memainkannya aku sudah bisa main gitar. Yeah.... 
Aku sempat merasa seperti bermimpi saat merenungkan kembali peristiwa sederhana yang aku alami ini. Sebuah keinginan dan impian waktu kecil kini terwujud. Ada juga peristiwa-peristiwa kecil lain yang juga berawal dari keinginan dan impian dan akhirnya benar-benar terwujud. Meskipun itu adalah hal yang kecil dan mungkin orang lain menganggap hal biasa tapi bagiku hal itu adalah sebuah jawaban dari Tuhan. Ya, aku sempat ber-angan dan mempunyai keinginan dan kemudian Dia menjawabnya meskipun mungkin dalam waktu yang lama bahkan kita sudah mulai melupakan impian dan keinginan kita dulu.

Jawaban dari keinginan kecil-kecil dari Tuhan membuatku semakin percaya dan meyakini bahwa Dia sungguh ada dan hadir menyertai langkah kita. Sekian.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semua. GBU :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ditunggu komentar-komentarmu :D